Sambaran petir terjadi ketika arus air naik dengan membawa tetesan air super dingin dan kristal
es bersama-sama, dan kumpulan awan menjadi bermuatan listrik dan menghasilkan petir.


Menurut National Oceanic dan Atmospheric meskipun ada beberapa teori yang terjadi seperti
seperti diatas akan tetapi tidak ada yang bisa mengatakan dengan pasti bagaimana interaksi
antara kristal es menciptakan serangan petir. Tapi kita mengetahui bahwa peristiwa ini
membentuk saluran listrik partikel yang disebut pembuka jalur petir, yang berjalan zigzag
melalui udara disepanjang jalur tersebut. Jalur petir biasanya berjarak kurang lebih 50 meter.
Pembuka jalur petir sendiri sebenarnya tidak terlihat karena tunasnya sangat panjang dan lebih
cepat menghilang. Sebagian petir yang terjadi dapat mendekati sebuah saluran yang berlawanan

muatan listriknya, yang dapat mengenai pohon, tiang, bangunan atau kapal laut. Banyak
intalasi penangkal petir disebuah rumah atau bangunan yang bekerja untuk
mengantarkan sambaran petir ke dalam tanah. Petir hanya mengikuti jalur yang paling mudah
didapat bukannya meninggalkan jalur sambaran sepenuhnya